Beranda TERBARU Komunitas MyLocallyMade Gelar Pameran Ulos Bertajuk “Locallymade Re-imagine Volume I, Mengenal Karya...

Komunitas MyLocallyMade Gelar Pameran Ulos Bertajuk “Locallymade Re-imagine Volume I, Mengenal Karya Seni Instalasi Ulos Dari Koleksi Torang Sitorus

16
BERBAGI

Sumut.KabarDaerah.com Komunitas MyLocallyMade menggelar pameran ulos bertajuk “Locallymade Re-imagine Volume I, Mengenal Karya Seni Instalasi Ulos dari Koleksi Torang Sitorus”, yang digelar mulai 7 November hingga 11 November 2018. Pameran menampilkan ratusan koleksi ulos Torang Sitorus yang dikumpulkan selama puluhan tahun.

Selain itu, ditampilkan pula projek kolaborasi desainer Ivan Gunawan dan karya terbarunya ulos harungguan yang berhasil meraih penghargaan World Craft Council 2018. Digelar pula bazaar kuliner, talkshow dan workshop selama pameran, serta custom bike oleh seorang custom motorbike enthusiast asal Sumut Siarkansyah berkelas internasional.

“Tujuan kami mengadakan pameran ini adalah untuk menunjukkan bahwa Sumut juga punya karya-karya besar. Kami ingin menstimuli agar semakin banyak kreativitas yang berkembang di Sumut ini seperti di kota-kota besar lainnya,” ujar Robert, salah satu pendiri MyLocallyMade, di sela-sela acara pembukaan, di Andaliman Hall Jalan Abdullah Lubis Medan, Rabu (7/11/2018).

Setelah membuka acara, Gubernur Sumut Musa Rajekshah mengatakan pameran ulos yang diinisiasi oleh anak muda Sumut merupakan bentuk melestarikan seni dan budaya Sumut. Pameran ini juga dinilai memperkaya wawasan masyarakat tentang ulos sebagai warisan berharga suku Batak.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumut, saya mengucapkan terima kasih kepada anak-anak muda yang sudah berinisiatif untuk membantu pemerintah melestarikan seni budaya kita, khususnya ulos ini. Saya bangga kalau anak-anak muda Sumut lakukan kegiatan positif seperti ini,” ujarnya.Dari semua koleksi, kata Ijeck, ada salah satu yang paling menarik hatinya, yaitu ulos yang diproduksi secara natural mulai dari pemintalan, pengikatan dan pencelupan.

Untuk saat ini, Ijeck merencanakan untuk memfasilitasi pameran seperti ini dengan menyediakan ruang khusus di Museum Provinsi Sumut. Sehingga anak muda bisa banyak berperan dan beraktivitas di Museum. Menurutnya, kesan museum yang selama ini identik dengan membosankan harus mendapat sentuhan dari anak-anak muda yang kaya dengan ide dan kreativitas.“Banyak sekali potensi luar biasa seni dan budaya Sumut. Ajak kami Pemerintah ini untuk berdiskusi dan berkomunikasi bagaimana agar bersama-sama kita bisa mengembangkan dan melestarikan warisan berharga kita ini,” jelasnya.(As)